Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan

Malaikat pun mendekat kepada Usaih bin Hudair r.a

Written By Cari Aja di Siny on Rabu, 01 Mei 2013 | 06.09

Malaikat pun mendekat kepada Usaid bin Hudair r.a - Kejadian ini dialami oleh sahabat Rasulullah SAW bernama Usaid bin Hudair r.a.Beliau menceritakan bahwa saat ia membaca surat al-Baqarah pada suatu malam, sedangkan kudanya ia tambatkan di sisi rumahnya, tiba-tiba kuda tersebut bergerak-gerak. Ketika ia berhenti membaca al-Quran, kuda itu pun ikut berhenti.

Saat Usaid membaca al Quran lagi, kuda itu pun kembali bergerak-gerak. Dan saat ia berhenti, kuda itu pun kembali berhenti. Ia pun langsung keluar karena Yahya (anaknya) berada di dekat kuda tersebut, sehingga ia khawatir jika tendangan kuda itu mengenainya.

Saat ia menarik anaknya, ia melayangkan pandangannya ke langit. Tiba-tiba ia melihat seperti ada awan yang di dalamnya ada pelita, naik ke langit sampai akhirnya menghilang dari pandangan. Keesokan harinya ia menemui Rasulullah SAW dan menceritakan kejadian yang dialaminya.

Rasulullah Saw pun berkata kepada Usaid bin Hudair, "Seharusnya kamu meneruskan bacaanmu, wahai Ibn Hudair." Ibnu Hudair berkata, "Wahai Rasulullah, saya khawatir jika kuda itu menginjak Yahya, sebab Yahya berada didekatnya, aku pun bergegas menuju kepadanya. Saat aku melayangkan pandangan ke langit, terlihat seperti ada awan yang di dalamnya ada pelita. Aku pun langsung keluar sampai aku tidak melihatnya lagi." Rasulullah Saw bertanya, "Apakah kamu tahu apa itu wahai Ibnu Hudair?" Hudair menjawab, "Tidak, ya Rasulullah." Kemudian beliau bersabda, "Itu adalah malaikat, ia mendekat karena mendengar suara bacaanmu. Seandainya kamu meneruskan bacaanmu, malaikat tersebut pasti terlihat oleh manusia. Ia tidak akan terhalang dari pandangan mereka." (HR. Bukhari Muslim)

Dalam waktu yang lain, Usaid bin Hudair kembali mendatangi Rasulullah Saw seraya berkata, "Wahai Rasulullah, kemarin sore aku membaca surat al Kahfi. Lalu datatng sesuatu sehingga aku menutup mulutku.". Kemudian Rasulullah Saw bersabda, "Itu adalah sakinah, ia datang untuk mendengarkan al Quran."


Demikian kisah Usaid bin Hudair r.a yang sangat disenangi oleh malaikat karena senang membaca al Quran. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita riwayat tersebut.Aamiin..

Sebuah Do'a Menghilangkan Keresahan

Written By Cari Aja di Siny on Selasa, 30 April 2013 | 19.26

Seseorang datang menemui Rasulullah SAW. Dia mengadu sering terperanjat ketika sedang tidur karena rasa resah dan gelisah yang menimpanya. Maka, Rasulullah SAW menyarankan agar dia membaca doa ini setiap kali hendak tidur. Kemudian, dia pun melakukannya, dan hilanglah keresahannya. 

"Aku berlindung dengan kalimat Allah yang Mahasempurna dari kemurkaan-Nya dan dari kejahatan semua makhluk-Nya, dan dari bisikan setan yang menggoda.” (HR Ahmad, Abu Dawud, At Tirmidzi, al-Nasa`i, dan Al Hakim).

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ
 

`a'ûdzu bikalimâtil-lâhit-tâmmati min ghadhabihî wasyarri 'ibâdihî wamin hamazâtisy-syayâthîni wa`an yahdhurûn

Sedekah Dzikir dan Syahwat

Abu Dzar r.a.meriwayatkan bahwa beberapa sahabat mengadu kepada Nabi Saw,  "Ya Rasulullah,orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka shalat seperti kami shalat, puasa seperti kami puasa, dan mereka (juga) bersedakah dengan kelebihan harta mereka."

Nabi bersabda, "Tidakkah Allah telah memberi kalian sesuatu untuk sedekah? Setiap satu tasbih adalah sedekah, setiap satu takbir adalah sedekah, setiap satu tahmid adalah sedekah, setiap satu tahlil adalah sedekah, menyeru pada hal yang makruf adalah sedekah, melarang perkara mungkar adalah sedekah, dan di dalam kemaluan salah seorang di antara kalian ada sedekah." 

Para sahabat lantas bertanya, "Ya Rasulullah,apakah orang yang menunaikan syahwatnya itu dapat pahala?" Nabi pun menjawab, "Bagaimana menurut kalian seandainya ia melampiaskannya di tempat haram, apakah ia dapat dosa? Jadi, apabila ia melampiaskannya di tempat halal, maka ia mendapat pahala?"
 

----H.R.Muslim

Artikel Muslim Sufi

More Post »

Muhasabah Diri

More Post »
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Mozaik Press - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website | Versi Demo | Penjelasan
Proudly powered by Blogger